Perbedaan antara selang makanan lambung dan hidung

Selang nasogastrik biasanya berarti selang makanan melalui hidung, jadi selang nasogastrik adalah bentuk penyisipan selang lambung, dan tidak ada perbedaan mendasar di antara keduanya. Selang lambung biasanya masuk ke rongga hidung melalui lubang hidung di salah satu sisi pasien, lalu perlahan-lahan masuk ke kerongkongan setelah selang mencapai epiglotis, dan biasanya dimasukkan hingga kedalaman 45-55 cm, dengan panjang total sekitar 105 cm. Pemasangan selang lambung atau nasogastrik biasanya digunakan untuk pasien yang tidak dapat makan melalui mulut, seperti pasien yang mengalami koma kronis, kesulitan menelan, operasi mulut, dll. Pasien dapat memasang selang lambung sesuai dengan resep dokter untuk mengisi tubuh dengan nutrisi yang dibutuhkan. Namun, pemasangan selang lambung atau selang makanan melalui hidung biasanya menyebabkan kerusakan pada selaput lendir rongga mulut dan rongga hidung, sehingga harus dilepas sesegera mungkin saat kondisi pasien berangsur membaik untuk menghindari kerusakan serius pada selaput lendir yang menyebabkan pendarahan. Setelah pemasangan selang lambung, harus berhati-hati agar tidak terlipat, dan pembilasan garam harus dilakukan tepat waktu setelah pemberian makanan setiap hari untuk mencegah selang lambung tersumbat oleh sisa makanan.