Osteoporosis pascamenopause tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, tetapi dapat diperbaiki dengan terapi suplementasi hormon, fitoestrogen, obat anti osteoporosis non-hormonal, dan gaya hidup sehat.
1. Terapi suplementasi hormon: yaitu HRT, termasuk estrogen, progesteron, dan androgen, dll., yang dapat mengurangi kejadian patah tulang yang terkait dengan osteoporosis pascamenopause. Pada wanita pascamenopause, terutama yang berusia di bawah 60 tahun, HRT dapat digunakan sebagai pengobatan lini pertama untuk mengurangi risiko patah tulang dan menghentikan pengeroposan tulang pada wanita menopause. Pasien dengan osteoporosis pascamenopause adalah salah satu indikasi untuk HRT.
2. Fitoestrogen: seperti isoflavon dan kumarin dapat memperbaiki osteoporosis.
3. Obat anti osteoporosis non-hormonal: seperti bifosfonat, kalsium, kalsitonin, vitamin D.
4. Gaya hidup sehat: termasuk berhenti merokok dan diet yang wajar.
(1) Berhenti merokok: Merokok merupakan faktor risiko penting untuk osteoporosis, sehingga pasien disarankan untuk berhenti merokok.
(2) Diet yang wajar: Diet yang kaya akan kalsium dan vitamin, rendah garam dan protein sedang dapat membantu mencegah osteoporosis.
Pasien dengan osteoporosis pascamenopause harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan tepat waktu di bawah bimbingan dokter, dan tidak boleh minum obat sendiri.