Gastritis selama kehamilan harus diobati dengan diet, penisilin, montelukast dan obat lain, atau cairan jika perlu.
1. Modifikasi pola makan: Jika gejala klinis gastritis ringan, modifikasi pola makan biasanya cukup, seperti sup mie, bubur millet, dan makanan ringan lainnya yang mudah dicerna, hindari makanan pedas, dingin, dan makanan yang merangsang lainnya, serta hindari warung pinggir jalan, makanan yang dibawa pulang, dan makanan yang tidak bersih.
2. Pengobatan: Jika gejala sakit perut, diare, dan muntah terlihat jelas, antibiotik seperti penisilin dan eritromisin, obat antidiare seperti montelukast, dan obat antiemetik seperti metoklopramid dapat digunakan untuk mengobati gejala tersebut.
3. Terapi infus: Jika wanita hamil sering muntah dan diare, mereka harus memperhatikan ketidakseimbangan elektrolit dan dehidrasi, dan jika perlu, mereka dapat diinfus dengan glukosa, natrium klorida, kalium klorida, dan obat lain secara intravena.
Obat-obatan di atas dilarang bagi mereka yang alergi terhadapnya dan harus dikonsumsi sesuai dengan saran medis. Jika seorang wanita hamil menderita gastritis, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu, setelah mengklarifikasi penyebab penyakitnya, di bawah bimbingan dokter untuk melakukan pengobatan yang ditargetkan, agar tidak mempengaruhi janin.