Aliran menstruasi yang rendah dapat disebabkan oleh gangguan endokrin, atau dapat juga merupakan gejala dari penyakit tertentu, seperti penurunan kadar estrogen, displasia rahim, gangguan ovulasi, dan sebagainya.
1. Gangguan endokrin: Jika Anda mengalami gangguan endokrin akibat stres yang berlebihan, ketegangan mental, begadang berjam-jam, atau gaya hidup yang terganggu, maka akan mudah menyebabkan aliran menstruasi yang rendah. Anda perlu menyesuaikan kebiasaan hidup, memperbaiki kebiasaan buruk begadang, dan merilekskan suasana hati Anda. Anda juga dapat melakukan olahraga yang tepat untuk meningkatkan pemulihan gangguan endokrin.
2. Faktor patologis:
(1) Penurunan kadar estrogen: Jika terjadi gejala aliran menstruasi yang rendah, hal ini mungkin disebabkan oleh penurunan kadar estrogen. Jika sekresi estrogen dalam tubuh tidak normal, proliferasi endometrium tidak akan mencapai ketebalan yang dibutuhkan, sehingga menyebabkan aliran menstruasi yang rendah.
(2) Displasia uterus: Menstruasi adalah luruhnya lapisan rahim dan perdarahan yang terjadi seiring dengan perubahan siklus ovarium. Pada kasus displasia uterus, seperti rahim yang sangat kecil atau cacat, hanya sedikit lapisan endometrium yang luruh pada setiap siklus fisiologis, yang menyebabkan aliran menstruasi yang rendah.
(3) Gangguan ovulasi: Umumnya siklus menstruasi wanita kurang dari 21 hari, tidak ada folikel atau korpus luteum yang matang, tidak ada sekresi progesteron, dan tingkat estrogen meningkat atau menurun seiring dengan pertumbuhan dan atrofi folikel, dan ketika tingkat estrogen tiba-tiba menurun, perdarahan retraksi terjadi dan menstruasi terjadi, dan aliran menstruasi sangat kecil dalam kasus ini.
Jika Anda memiliki aliran menstruasi yang sedikit, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengklarifikasi penyebab masalahnya dan menjalani tes yang sesuai jika perlu.