Apa yang harus dilakukan jika bayi Anda buang air besar berbusa

Kotoran berbusa pada bayi dapat disebabkan oleh alasan fisiologis atau alasan patologis, dan penyebabnya berbeda, sehingga penanganannya pun berbeda. Jika penyebabnya berbeda, maka penanganannya pun akan berbeda, misalnya dengan mengganti susu bubuk dan pengobatan anti infeksi. 1. Alasan fisiologis: ASI atau susu bubuk memiliki lebih banyak laktosa, jika bayi tidak toleran terhadap laktosa, sebagian besar laktosa dipecah oleh enzim laktase di saluran usus untuk menghasilkan asam dan gas, yang merangsang saluran usus bayi, sehingga membentuk tinja berbusa. Jika disebabkan oleh intoleransi laktosa, maka dapat diberikan susu bubuk bebas laktosa, dan setelah menggantinya dengan susu bubuk bebas laktosa, tinja berbusa tidak akan muncul lagi. 2. Penyebab patologis: Beberapa penyakit pencernaan dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada bayi, seperti radang usus. Gejalanya adalah tinja berbusa, kehilangan nafsu makan dan kondisi mental yang buruk. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu. Setelah menerima pemeriksaan sistematis dan mengklarifikasi penyebab penyakit, dokter akan merancang rencana perawatan sesuai dengan kondisinya. Misalnya, jika disebabkan oleh radang usus, jika perlu, ikuti petunjuk dokter untuk menerapkan montelukast dan obat lain untuk mengobati. Pada saat yang sama, cegah dehidrasi dan perbanyak cairan. Bayi dengan tinja berbusa berkepanjangan yang tidak berkurang dengan mengganti susu formula harus diperiksa oleh dokter sesegera mungkin untuk mendapatkan perawatan.