Orang tua perlu menyadari bahwa terlalu banyak suara dapat menyebabkan ketulian pada bayi.
Orang dewasa normal dapat mendengar suara pada rentang frekuensi 20-20kHz, sedangkan anak kecil dengan pendengaran normal masih dapat mendengar suara pada rentang frekuensi 24kHz. Secara umum berbicara dengan bayi biasanya tidak akan mempengaruhi pendengaran mereka, tetapi ketika suara eksternal lebih besar dari rentang pendengaran bayi, itu dapat menyebabkan tuli bayi, orang tua perlu memperhatikan.
Selain itu, sistem saraf pendengaran bayi masih dalam tahap perkembangan, dan tidak dapat mentolerir rangsangan suara yang terlalu kuat, jika tidak maka akan merusak organ pendengaran bayi, sehingga mempengaruhi pendengarannya, bahkan menyebabkan tuli bising. Ada banyak penyebab ketulian pada bayi, seperti atresia kongenital pada saluran pendengaran eksternal, perforasi gendang telinga, malformasi telinga tengah, dll., yang perlu diperiksa oleh spesialis untuk memastikan apakah ada kelainan.
Orang tua disarankan untuk menciptakan lingkungan hidup yang baik bagi bayi mereka, mengurangi stimulasi suara, dan menghindari berbicara dengan suara keras kepada mereka.