Apa saja tanda dan gejala fase prodromal skizofrenia?

  1. pemikiran, emosi dan perilaku yang berubah tetapi dengan kesadaran diri, misalnya: hipersensitivitas perseptual: persepsi abnormal terhadap penglihatan, pendengaran, sentuhan, jarak interpersonal; gangguan pikiran: kehilangan rasa realitas, depersonalisasi, persepsi yang berlebihan, kenaifan logis; pengalaman perseptual yang tidak normal: “hantu”, teman khayalan, halusinasi, suara-suara aneh; ketakutan yang tidak normal: penghindaran terhadap bahaya fisik, takut diserang (fobia sosial) Ketakutan yang tidak normal: menghindari bahaya fisik, takut diserang (fobia sosial); bicara yang tidak teratur dan tidak relevan: tidak ada tema dalam ekspresi; perilaku yang absurd dan anakronistik: keasyikan, perilaku tanpa tujuan, penampilan yang aneh; berkurangnya respons emosional dan sosial: depresi, pendiam, energi rendah, demensia ringan.  2. Berkurangnya kapasitas fungsional secara signifikan: berkurangnya kapasitas kerja dan belajar yang tidak dapat dijelaskan; berkurangnya perhatian dan motivasi; berkurangnya kemampuan untuk mengelola kebersihan pribadi; berkurangnya kemampuan untuk mengatasi peristiwa kehidupan dan stres.  3. keterasingan dari keluarga dan teman, kehilangan minat pada teman, hobi olahraga atau hobi; peningkatan keterasingan, isolasi diri; kerenggangan keluarga, kebencian, peningkatan permusuhan, paranoia.