Aterosklerosis serebral itu sendiri tidak terlalu serius, tetapi komplikasinya bisa sangat serius. Akibat parah dari aterosklerosis serebral dapat menyebabkan stroke iskemik dan bahkan memicu kemungkinan pendarahan otak dan penyakit seperti atrofi otak. Pembentukan aterosklerosis serebral sering dikaitkan dengan orang tua. Selain itu, pasien dengan hipertensi, diabetes dan hiperlipidaemia, semuanya bisa disertai dengan aterosklerosis serebral. Orang yang memiliki gaya hidup tidak teratur dan mudah stres juga berisiko tinggi mengalami aterosklerosis serebral. Orang dengan aterosklerosis serebral sering mengalami pusing, sakit kepala dan ketidaknyamanan lainnya. Tentu saja, arteriosklerosis serebral itu sendiri tidak menyebabkan efek serius pada tubuh manusia. Namun demikian, hal ini dapat menyebabkan penyakit serebrovaskular yang lebih serius dan harus dianggap sebagai kondisi yang serius. Jika aterosklerosis serebral teridentifikasi, maka harus diobati dengan benar dan tanpa stres yang tidak semestinya, karena ini adalah bagian yang tak terelakkan dari penuaan. Pemeriksaan rutin, kestabilan emosi, tidur yang berkualitas dan suasana hati yang rileks adalah metode yang efektif. Statin oral dapat membantu menurunkan lemak darah dan menstabilkan plak di arteri. Dianjurkan juga untuk menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan sirkulasi darah, untuk secara aktif mengobati penyakit primer seperti hipertensi dan diabetes, dan untuk mempertahankan diet rendah lemak dan diet rendah gula.