Arthritis adalah penyakit jaringan ikat yang menyebabkan peradangan pada satu atau lebih persendian dan jaringan terkait, dan merupakan cacat yang sangat umum. Pada beberapa jenis artritis, jaringan di sekitar sendi berwarna merah, hangat dan bengkak, seringkali terasa nyeri dan lebih rapuh. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada tulang atau jaringan di sekitarnya, yang mengakibatkan deformitas dan imobilitas. Namun demikian, pada sebagian besar kasus, pengobatan dini dapat mencegah kecacatan dan mengurangi rasa nyeri. Dalam kasus ekstrem, sendi buatan ditanamkan melalui pembedahan untuk memulihkan fleksibilitas dan mobilitas. Arthritis adalah kondisi sendi yang menyakitkan: Definisi osteoartritis —- Osteoartritis adalah suatu kondisi di mana proses normal sintesis dan degradasi sel tulang rawan artikular, matriks ekstraseluler, dan tulang subkondral terganggu dan tidak seimbang karena interaksi faktor mekanis dan biologis, yang mengakibatkan kerusakan tulang rawan, penipisan, dan hilangnya fungsi. Manifestasi yang paling umum adalah pelunakan tulang rawan artikular, fibrosis, ulserasi, sklerosis tulang subkondral, dan pembentukan fragmen tulang (bone spurs). Ada juga kista tulang subkondral. Faktor-faktor predisposisi osteoartritis: 1. Berat badan: Indeks massa tubuh (BMI, yaitu berat badan dibagi tinggi badan kuadrat) secara signifikan terkait dengan artritis lutut, tetapi tidak dengan artritis pinggul. 2. Usia: Insiden osteoartritis lutut meningkat 20% setiap 5 tahun. 3, jenis kelamin: osteoartritis lutut lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, dan tidak ada perbedaan jenis kelamin yang signifikan dalam kejadian OA pinggul. 4. Kepadatan mineral tulang (BMD) dari tulang subkondral sendi dapat mempengaruhi tegangan di bawah beban pada tulang rawan artikular. Namun, analisis multivariat perkembangan osteoartritis dan BMD tidak berhubungan dengan temuan klinis OA dan osteoporosis jarang terjadi bersamaan. 5, pekerjaan: pekerjaan fisik berat pria dan kejadian OA lutut berkorelasi positif, pekerjaan fisik jongkok atau berlutut selama lebih dari 30 menit berkorelasi positif. 6, cedera olahraga: trauma pada sendi panggul berhubungan dengan terjadinya OA pada sendi panggul, sedangkan meniskus sendi lutut, cedera ligamen cruciatum dan OA memiliki hubungan langsung.