1, bahaya protein tinggi Protein tinggi akan menyebabkan peningkatan filtrasi glomerulus, peningkatan limbah metabolisme ginjal, mengakibatkan peningkatan beban pada ginjal, yang menyebabkan proteinuria, kehilangan unit ginjal, dan akhirnya menyebabkan gagal ginjal; sedangkan diet rendah protein sederhana akan berisiko menyebabkan malnutrisi. 2. Bagaimana saya harus makan protein? Sumber utama protein yang dibutuhkan tubuh kita adalah makanan. Protein makanan dibagi menjadi protein nabati dan protein hewani. Protein berkualitas tinggi: protein hewani (misalnya, ikan, daging, telur, susu, makanan laut, dll.) dan produk kedelai. Membatasi asupan protein bukan berarti Anda tidak boleh makan makanan dengan kandungan protein tinggi, tetapi Anda harus mengonsumsi jumlah protein yang direkomendasikan oleh dokter Anda, dan protein yang dikonsumsi haruslah protein berkualitas, terhitung 50-70% dari total asupan protein Anda, dan sisanya adalah protein yang tidak berkualitas. Makanan berprotein non-kualitas menyediakan nutrisi lain seperti mikronutrien dan serat makanan. Untuk pasien ginjal pra-dialisis, asupan protein harian yang direkomendasikan adalah 0,6-0,8g/Kg (berat badan), misalnya berat badan 70kg, asupan protein adalah 42-56g/hari, sekitar satu atau dua tael.