Jika seorang wanita buang air kecil lebih sedikit dan lebih sering, maka pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit dianjurkan untuk mengklarifikasi kemungkinan penyebabnya. Penyebabnya adalah sebagai berikut: 1. Jika terjadi infeksi pada saluran kemih, pasien akan mengalami frekuensi buang air kecil yang signifikan, peningkatan jumlah buang air kecil yang disertai dengan penurunan volume air seni, dan mungkin mengalami rasa sakit seperti terbakar pada uretra setiap kali buang air kecil, dan pada kasus yang parah bahkan dapat mengalami demam, sakit perut, dan sakit punggung. Sampel urin harus diambil untuk pemeriksaan urin rutin dan kultur urin untuk menentukan apakah ada infeksi saluran kemih. 2. Jika ada batu dalam sistem saluran kemih, seperti batu kandung kemih atau batu ureter, maka akan terjadi iritasi saluran kemih yang signifikan. Gejala seperti sering buang air kecil, nyeri saat buang air kecil atau nyeri di punggung bawah dan perut dapat terjadi. Volume buang air kecil relatif rendah karena sensitivitas kandung kemih yang meningkat. Pemeriksaan ultrasonografi pada sistem saluran kemih dianjurkan untuk menyingkirkan adanya batu kandung kemih, batu ureter, dll.