Apakah kelesuan orang tua itu terminal?

Rasa kantuk pada lansia belum tentu bersifat terminal. Penyebab fisiologis dan faktor penyakit, seperti penyakit pernapasan, dapat menyebabkan rasa kantuk pada lansia. 1. Penyebab fisiologis: Jika lansia telah melakukan banyak pekerjaan di siang hari, mereka akan mengalami rasa kantuk karena kelelahan yang berlebihan. Selain itu, jika kualitas tidurnya kurang baik akhir-akhir ini, lansia juga dapat mengalami kantuk di siang hari. 2. Faktor penyakit (1) Penyakit pernapasan: Misalnya, jika pasien menderita sindrom apnea tidur, jika kondisi pasien lebih serius, lebih sedikit oksigen yang diperoleh dan terlalu banyak karbon dioksida yang terakumulasi, rasa kantuk di siang hari dapat terjadi. Situasi ini lebih serius dan harus dikonsultasikan tepat waktu, yang dapat mengancam jiwa dalam kasus-kasus serius. (2) Hipoglikemia: Pasien lansia dengan diabetes juga dapat mengalami rasa kantuk jika hipoglikemia terjadi karena penggunaan obat yang tidak tepat, yang dapat mengancam nyawa jika tidak segera ditangani. (3) Pasokan darah otak yang tidak mencukupi: lansia karena arteriosklerosis otak yang mengakibatkan iskemia dan hipoksia pada jaringan otak, pasien akan mengalami kantuk di siang hari. Jika dapat diobati tepat waktu dan akan membaik secara bertahap, dapat menyebabkan stroke iskemik pada kasus yang serius. Mengantuk pada lansia harus ditangani dengan serius dan dianjurkan untuk pergi ke klinik rawat jalan penyakit dalam di rumah sakit.