Aterosklerosis karotis tidak ada hubungannya dengan posisi tidur. Cukup dengan mengontrol pola makan, memperhatikan observasi dan pemeriksaan rutin. Aterosklerosis karotis adalah lesi aterosklerotik progresif pada arteri karotis yang terjadi akibat pengaruh gabungan dari penuaan, kelainan metabolisme gula dan lipid, merokok, hipertensi, dan faktor lainnya. Akumulasi plak pada aterosklerosis karotis dapat mempersempit atau bahkan menyumbat arteri karotis, yang dapat menyebabkan stroke, serangan iskemik transien dan keadaan darurat lainnya. Tidak ada cara khusus untuk mencegah aterosklerosis karotis, dan mempertahankan gaya hidup yang baik dapat mengurangi kejadiannya. Hal ini terutama mencakup berhenti merokok dan menghindari perokok pasif, membatasi konsumsi alkohol, dan secara aktif mengendalikan faktor risiko seperti hipertensi, diabetes melitus, hiperlipidemia, dan obesitas. Perhatian juga harus diberikan pada diet ilmiah, meningkatkan olahraga intensitas sedang, menjaga kondisi pikiran yang baik, dan menjaga lingkar pinggang dan berat badan dalam kisaran yang ideal. Perhatikan pemeriksaan rutin di rumah sakit dan ikuti petunjuk dokter untuk mendapatkan perawatan standar.