Apakah patah tulang dapat berjalan atau tidak, tergantung pada lokasi patah tulang, tingkat cedera, kesehatan pasien, dan perawatannya. Pasien patah tulang umumnya dapat berjalan di atas tanah dalam waktu sekitar 100 hingga 120 hari.
1. Lokasi patah tulang: Jika patah tulang berada di lokasi dengan suplai darah yang buruk, penyembuhannya akan melambat, seperti patah tulang kaki, patah tulang paha di bawah kepala, dan lain-lain. Waktu penyembuhan untuk bagian patah tulang ini akan bertambah, dan waktu untuk berjalan di atas tanah juga akan bertambah.
2. Tingkat cedera: Jika cederanya ringan dan patah tulangnya sejajar, waktu penyembuhan akan lebih cepat. Jika cederanya serius, seperti patah tulang terbuka, patah tulang kominutif, dll., Waktu penyembuhan patah tulang akan lebih lama dan waktu berjalan akan bertambah.
3. Kondisi kesehatan pasien: Jika pasien masih muda dan dalam keadaan sehat, penyembuhan akan lebih cepat. Jika pasien menderita penyakit yang mendasari seperti diabetes, hipertensi, dll., maka waktu penyembuhan akan lebih lama dan waktu berjalan juga akan meningkat.
4. Pengobatan: Jika fraktur ditangani secara agresif, fraktur yang bergeser secara aktif direposisi, dan perlindungan dan rejimen lokal diberikan, penyembuhan akan lebih cepat. Jika fraktur yang bergeser tidak direposisi secara aktif, waktu penyembuhan kemungkinan besar akan meningkat dan fraktur tidak akan sembuh atau akan sembuh secara abnormal.
Patah tulang harus ditangani oleh dokter dan pasien agar dapat turun dari lantai sesegera mungkin. Kasus masing-masing orang akan berbeda, dan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk dapat berjalan dari lantai akan berbeda-beda, sehingga pasien disarankan untuk mengikuti instruksi dokter.