Benjolan jerawat yang merah dan keras mungkin terkait dengan kondisi seperti folikulitis, bisul, jerawat, dll. Kondisi ini perlu diobati sesuai dengan penyebab spesifik kondisi tersebut, dan biasanya mencakup perawatan umum, pengobatan (krim asam retinoat, dll.), dan perawatan bedah untuk menghilangkannya.
1. Folikulitis: Tampak sebagai benjolan keras berwarna merah dengan bintik-bintik nanah berwarna kuning atau putih di ujung benjolan, dan mungkin ada rambut yang menjalar di tengahnya. Pasien tidak boleh memencetnya agar tidak memperparah kondisi, dan dapat mengoleskan obat antibiotik untuk pengobatan, seperti salep mupirocin dan salep eritromisin.
2. Bisul: Ini adalah bintil berbentuk setengah bola, merah, dan menyakitkan yang relatif keras saat disentuh dan berhubungan dengan infeksi Staphylococcus aureus. Umumnya bisul dapat pecah dan sembuh dengan sendirinya, dan jika perlu, oleskan salep ichthyol untuk mengobatinya. Jika nanah telah terbentuk menjadi abses, diperlukan sayatan bedah untuk mengeluarkan nanah di dalamnya.
3. Jerawat: Ini adalah benjolan berwarna merah atau putih kekuningan, yang mungkin juga berupa jerawat atau bintil-bintil. Jerawat dapat diobati dengan mengoleskan krim asam retinoat dan krim asam azelaic pada area yang berjerawat, dan kemudian mengonsumsi obat oral seperti isotretinoin dan minocycline.
Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan secara ketat mengikuti instruksi dokter untuk perawatan, dan obat-obatan di atas perlu digunakan sesuai dengan instruksi dokter.