Penyebab naik turunnya kreatinin darah secara berulang-ulang dapat bersifat fisiologis atau patologis, penyebab pertama disebabkan oleh olahraga berat dan penyebab kedua disebabkan oleh diabetes melitus, nefritis kronis, obstruksi saluran kemih, dan sebagainya.
Penyebab fisiologis dari naik turunnya kreatinin darah secara berulang-ulang biasanya disebabkan oleh konsumsi daging yang berlebihan atau aktivitas yang berat, dan fluktuasi kreatinin darah yang disebabkan oleh situasi ini biasanya dalam kisaran normal dan tidak memerlukan perawatan khusus.
Penyebab patologis seperti diabetes melitus, nefritis kronis, infeksi, obstruksi saluran kemih, dehidrasi, dan sebagainya akan menyebabkan naik turunnya kreatinin darah secara berulang-ulang, biasanya disebabkan oleh insufisiensi ginjal.
Oleh karena itu, ketika kreatinin darah berfluktuasi berulang kali, kita harus berkonsultasi dengan departemen nefrologi tepat waktu untuk mengetahui penyebab fungsi ginjal yang tidak normal dan memperbaiki faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan fungsi ginjal, sehingga dapat menghindari kerusakan fungsi ginjal yang terus menerus dan berkembang menjadi gagal ginjal kronis atau bahkan uremia.