Waktu terbaik untuk mengoperasi esotropia intermiten adalah sebelum berkembangnya esotropia konstan dan korespondensi retina yang abnormal, biasanya pada usia 4 hingga 6 tahun. Gambaran klinis esotropia intermiten adalah terjadi lebih awal, tetapi terlambat terdeteksi. Oleh karena itu, setelah diagnosis esotropia intermiten dikonfirmasi, diperlukan intervensi tertentu untuk mencegah perkembangan esotropia konstan dan korespondensi retina yang tidak normal. Jika anak masih terlalu muda, ketajaman penglihatan dan kontrol harus ditindaklanjuti secara teratur, dan pembedahan dapat dilakukan jika kontrol telah dievaluasi di atas ambang batas tertentu, atau sekitar usia 5 tahun. Anak-anak yang berusia antara 4 dan 6 tahun lebih kooperatif dan lebih mampu bekerja sama dalam pemeriksaan strabismus dan perawatan bedah, sehingga memungkinkan keseimbangan yang lebih baik antara hasil pembedahan dan menghindari perkembangan strabismus ke arah yang lebih buruk. Disarankan agar waktu pembedahan ditentukan melalui penilaian komprehensif terhadap perkembangan strabismus dan faktor usia pasien, dan kemudian meminta saran dari dokter bedah untuk memilih waktu pembedahan yang tepat.