Cara Merebus Jamu dengan Cara yang Benar

Merebus obat Cina memiliki persyaratan untuk peralatan rebusan, air rebusan, volume air, api, dan metode rebusan. Secara umum, peralatan keramik dan casserole baik untuk rebusan, dan peralatan stainless steel juga dapat digunakan, hindari penggunaan peralatan besi dan tembaga. Kapasitas bejana rebusan harus sedikit lebih besar untuk memudahkan pembalikan obat dan menghindari tumpahan obat. Air yang digunakan untuk menyeduh adalah air yang bersih, segar dan bebas dari kotoran, seperti air keran dan air suling. Jumlah air dapat bergantung pada jumlah obat, tekstur dan waktu perebusan, umumnya 3-5 cm di atas bidang tablet. Setiap dosis obat biasanya direbus 2 kali, dan ada juga yang 3 kali rebusan. Jumlah air pada rebusan pertama bisa lebih banyak, dan jumlah air pada rebusan kedua dan ketiga bisa sedikit lebih sedikit. Jumlah obat yang diperoleh dari setiap rebusan adalah sekitar 150 mL. Secara umum, ada perbedaan antara “api seni bela diri” dan “api sipil” untuk rebusan. Rebusan cepat disebut “api bela diri”; rebusan lambat disebut “api sastra”. Biasanya dimulai dengan api bela diri, dan kemudian beralih ke api yang lembut saat mendidih. Sebelum direbus, obat harus direndam selama 20-30 menit sebelum direbus, agar bahan aktifnya dapat dengan mudah direbus. Beberapa obat Cina juga memiliki persyaratan rebusan khusus, dan dianjurkan untuk meminumnya di bawah bimbingan dokter profesional.