Apa yang salah dengan rasa kembung tetapi tidak buang air kecil setelah pemasangan kateter urin?

Penyebab perut terasa kembung tetapi tidak ada air seni yang keluar setelah pemasangan kateter kemih antara lain penyumbatan kateter kemih, kejang kandung kemih, dan posisi kateter kemih yang tidak tepat. 1. Penyumbatan kateter kemih: Akibat penyumbatan kateter kemih oleh batu-batu kecil, selaput lendir yang terlepas, sekresi, dan lain-lain, kateter kemih tidak dapat mengeluarkan urin dari tubuh meskipun sudah berada di dalam kandung kemih, yang mengakibatkan pasien mengalami gejala kembung. 2. Kejang kandung kemih: Ada kemungkinan pemasangan kateter urin dapat mengiritasi kandung kemih pasien, memicu kontraksi spasmodik yang hebat pada kandung kemih pasien, yang mengakibatkan ketidakmampuan kateter urin untuk mengeluarkan urin secara normal. 3. Posisi kateter urin tidak pada tempatnya: ada kemungkinan bahwa meskipun kateter urin dimasukkan, kateter urin tidak masuk ke dalam kandung kemih, tetapi tetap berada di dalam uretra, sehingga menyebabkan urin yang tersimpan di dalam kandung kemih pasien tidak dapat keluar, sehingga memicu pasien mengalami distensi urin. Jika pasien merasa kembung setelah pemasangan kateter urin tetapi tidak ada urin yang keluar, disarankan agar pasien mencari pertolongan medis tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, mengklarifikasi penyebab penyakit, dan mengikuti instruksi dokter untuk pengobatan.