Prinsip pembedahan malformasi arteriovenosa serebral adalah bahwa kriteria indikasi pembedahan harus dipenuhi dan kontraindikasi pembedahan harus dikecualikan.
1. Memenuhi indikasi: pasien klinis dengan indikasi pembedahan berikut ini dapat menjalani pembedahan.
(1) Jika pendarahan otak terjadi pada pasien dengan malformasi arteriovenosa, pembedahan diperlukan.
(2) Jika pasien dengan malformasi arteriovenosa mengalami pusing dan sakit kepala serius yang disebabkan oleh pencurian darah, mereka perlu menjalani pembedahan.
(3) Jika pasien dengan malformasi arteriovenosa mengalami epilepsi yang tidak dapat disembuhkan, maka perlu dilakukan pembedahan.
(4) Jika malformasi arteriovenosa dikombinasikan dengan hematoma intrakranial dan hipertensi, maka diperlukan pembedahan.
2. Tidak termasuk kontraindikasi: Jika pasien memiliki kontraindikasi berikut ini, perawatan bedah tidak sesuai.
(1) Jika malformasi arteriovenosa terletak di bagian dalam otak, seperti kapsul internal, ganglia basalis, batang otak, dll., Perawatan bedah tidak sesuai.
(2) Jika pasien memiliki malformasi arteriovenosa yang banyak atau luas.
(3) Pasien dengan malformasi arteriovenosa otak tanpa gejala tidak memerlukan perawatan bedah.
(4) Pembedahan dikontraindikasikan pada pasien yang berusia di atas 60 tahun dengan penyakit jantung, ginjal, atau pernapasan.
Kontraindikasi di atas adalah kontraindikasi relatif, dan perawatan bedah dapat dilakukan sesuai dengan kondisi fisik pasien dan saran medis. Jika diagnosis malformasi arteriovenosa serebral dikonfirmasi, pasien harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan di bawah bimbingan dokter, agar tidak menunda kondisinya.