Operasi saraf ulnaris mungkin memerlukan rawat inap di rumah sakit antara 5 hingga 15 hari.
Bentuk cedera saraf ulnaris bervariasi, demikian pula tingkat keparahan penyakitnya, sehingga lama rawat inap dan rehabilitasi yang diperlukan pun bervariasi.
Untuk cedera saraf ulnaris tertutup (misalnya sindrom saluran siku dan kompresi saraf ulnaris kronis), biasanya diperlukan pelepasan saraf lokal. Pembedahan ini tidak terlalu invasif dan pasien dapat keluar dari rumah sakit setelah luka bedah sembuh dengan baik dan tidak ada eksudat yang terlihat jelas dalam 3-5 hari setelah pembedahan, dan rawat inap di rumah sakit dalam kasus ini lebih singkat, biasanya membutuhkan sekitar 5 hari.
Adapun cedera saraf ulnaris yang disebabkan oleh trauma, dapat disertai dengan cedera jaringan lunak yang serius dan patah tulang, serta kerusakan organ lainnya. Selain perbaikan saraf ulnaris, operasi lain mungkin diperlukan untuk memastikan kondisi pasien stabil.
Oleh karena itu, waktu pemulihan trauma yang lama dan rawat inap di rumah sakit akan berlangsung lama. Rawat inap di rumah sakit perlu diputuskan sesuai dengan situasi pemulihan pasien, dan dapat memakan waktu 10 hingga 15 hari atau bahkan lebih lama.
Pasien disarankan untuk memilih rumah sakit biasa untuk operasi saraf ulnaris dan secara aktif merawat kondisi tersebut di bawah bimbingan dokter untuk menghindari penundaan kondisi.