Apakah ASI masih bergizi setelah 6 bulan?

ASI masih bergizi setelah 6 bulan, tetapi gizinya tidak lagi dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi, setelah 6 bulan bayi juga harus menambahkan makanan pendamping yang sesuai selain ASI. Setelah 6 bulan ASI termasuk dalam ASI matang, ASI matang juga memiliki nilai gizi tertentu, yang mengandung protein, lemak, gula dan berbagai mineral, seperti kalsium, zat besi, seng, yodium, tetapi juga mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A, vitamin K, vitamin C dan vitamin B dan sebagainya. Semua jenis nutrisi tersebut mudah diserap oleh tubuh, sehingga bayi setelah 6 bulan masih perlu mengonsumsi ASI. Namun, setelah 6 bulan pertumbuhan dan perkembangan bayi yang cepat, permintaan nutrisi meningkat, meskipun ASI bergizi, tetapi nutrisi tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan tumbuh kembangnya, jika Anda mengambil ASI murni kemungkinan akan menyebabkan penyakit gizi, seperti rakhitis defisiensi vitamin D, anemia defisiensi zat besi, dll., sehingga harus secara bertahap ditambahkan ke makanan pendamping. Singkatnya, meskipun ASI masih bergizi setelah 6 bulan, namun nutrisinya tidak dapat memenuhi kebutuhan bayi, agar tidak mempengaruhi tumbuh kembangnya, maka perlu dilakukan pemberian makanan pendamping ASI, agar bayi secara bertahap mengenal dan beradaptasi dengan makanan selain ASI, guna mempersiapkan penyapihan di kemudian hari.