Pasien dengan hidrosefalus kongenital sering kali muncul dengan gejala yang berkaitan dengan peningkatan lingkar kepala, ubun-ubun yang melebar, tanda teropong matahari terbenam, keterbelakangan mental, dan gangguan gerakan.
Hidrosefalus kongenital, yang umum terjadi pada bayi dan anak kecil, merupakan akumulasi cairan serebrospinal yang berlebihan di dalam sistem ventrikel dan peningkatan tekanan ventrikel yang tidak dapat dijelaskan.
Hidrosefalus kongenital dapat menyebabkan akumulasi cairan yang banyak di dalam rongga ventrikel, seperti submeninges dan ruang subarakhnoid, yang tidak dapat dikeringkan, yang mengakibatkan peningkatan lingkar kepala. Pada saat yang sama, peningkatan tekanan intrakranial dapat menyebabkan pelebaran ubun-ubun, tonjolan ubun-ubun, serta timbulnya sakit kepala, mual dan muntah. Beberapa pasien mungkin juga mengalami gejala seperti penurunan kesadaran dan gangguan gerakan.
Manifestasi yang paling khas pada anak-anak dengan hidrosefalus kongenital adalah tanda binocular sunset, yaitu keterbatasan penglihatan binokular ke atas, dan mata terlihat seperti matahari terbenam. Selain itu, hidrosefalus juga dapat menyebabkan keterbelakangan mental dan retardasi pertumbuhan akibat gangguan perkembangan otak.
Hidrosefalus kongenital perlu dideteksi dan diobati sedini mungkin, dengan pembedahan sebagai pengobatan utama dan obat-obatan sebagai pelengkap. Jika Anda menemukan hidrosefalus kongenital, segera kunjungi rumah sakit biasa sesegera mungkin, dan di bawah bimbingan dokter untuk melakukan perawatan secara aktif, sehingga dapat menghindari penundaan kondisi.