Keinginan khusus untuk makan mungkin merupakan manifestasi dari gangguan pesta makan. Pengobatan dapat dikontrol dengan terapi perilaku, terapi kognitif, dan obat-obatan seperti fluoxetine. 1. Terapi perilaku: Pesta makan sering kali merupakan manifestasi adaptif dari kemampuan pasien untuk mengatasi emosi dan stres yang buruk. Dengan mengubah pola makan, kebiasaan hidup untuk mengontrol berat badan, menyalurkan emosi buruk, melepaskan stres, dan membantu pasien secara bertahap belajar untuk mengatur keadaan pikiran mereka, sehingga mengendalikan keinginan untuk makan. 2. Terapi kognitif: Perilaku makan berlebihan dapat berasal dari persepsi yang salah tentang berat badan dan bentuk tubuh seseorang, dan fokusnya adalah mengubah persepsi yang salah tersebut dan membantu pasien untuk mengenali “kecantikan yang sehat”. 3. Pengobatan: Penggunaan antidepresan seperti fluoxetine, penekan nafsu makan, dan suplemen protein dapat secara efektif mengendalikan gejala bulimia, tetapi kemanjuran obat ini tidak jelas dan tingkat kekambuhannya tinggi. Pesta makan adalah manifestasi dari suatu penyakit, yang perlu didiagnosis oleh dokter dan diobati secara wajar, dan tidak dapat diobati sendiri untuk menghindari konsekuensi yang serius.