Gejala yang paling jelas dari kekurangan kalsium pada orang dewasa adalah kedutan pada tangan dan kaki, tetapi banyak pasien yang tidak menunjukkan gejala yang khas dan perlu diklarifikasi dengan tes darah.
Orang dewasa yang mengalami kedutan pada tangan dan kaki serta mati rasa di sekitar mulut tanpa penyebab yang jelas harus waspada terhadap kemungkinan hipokalsemia, dan tes elektrolit dapat menegakkan diagnosis yang jelas.
Tangan dan kaki berkedut terutama dimanifestasikan sebagai kontraksi otot-otot yang tidak teratur pada tangan dan kaki, dan menimbulkan rasa sakit, biasanya berlangsung selama beberapa menit atau lebih, tidak disertai gangguan kesadaran dan mulut berbusa dan sebagainya.
Jika kedutan pada tangan dan kaki disebabkan oleh hipokalsemia, pasien harus segera berkonsultasi dengan dokter, dan mengonsumsi tablet kalsium karbonat dengan vitamin D atau menyuntikkan kalsium glukonat secara intravena seperti yang diresepkan oleh dokter. Kejang otot dapat diredakan dengan pijatan yang tepat dan kompres panas.
Beberapa pasien dengan hipokalsemia atipikal mungkin mengalami sensasi abnormal seperti mati rasa atau kesemutan pada bibir, lidah dan anggota tubuh, serta kelainan neuropsikiatri seperti depresi, cemas dan kantuk.
Ketika merawat hipokalsemia, penting untuk melakukan perawatan standar di bawah bimbingan dokter untuk menghindari kerusakan pada organisme yang disebabkan oleh tarikan yang kuat.