Penyebab menjadi kurus meskipun makan secara normal setiap hari meliputi penyebab fisiologis dan patologis. Penyebab patologis meliputi gangguan pencernaan, penyerapan, penggunaan dan konsumsi nutrisi.
1. Fisiologis: konsumsi harian lebih besar daripada asupan karena alasan nonpenyakit, seperti kerja fisik yang berat dan olahraga berlebihan, dll. Biasanya, berat badan dapat berangsur-angsur pulih setelah meningkatkan asupan makanan atau mengurangi aktivitas fisik.
2. Patologis: Asupan nutrisi yang disebabkan oleh penyakit gagal memberikan energi harian bagi tubuh, sehingga menyebabkan penurunan berat badan.
(1) Obstruksi pencernaan dan penyerapan nutrisi: Penyusutan yang disebabkan oleh disfungsi organ pencernaan, termasuk penyakit lambung, usus, hati, pankreas, dan empedu.
(2) Obstruksi penggunaan nutrisi: Misalnya, pada diabetes mellitus, kurangnya insulin menyebabkan sel tidak dapat mengambil glukosa dan zat energi lainnya, sehingga menyebabkan wasting.
(3) Peningkatan konsumsi nutrisi: termasuk penyakit metabolisme endokrin, seperti hipertiroidisme; penyakit wasting kronis, seperti tuberkulosis berat, tumor, dll. dan luka bakar yang luas; dan penyakit yang sangat konsumtif seperti demam tinggi yang terus-menerus.
Jika terjadi penurunan berat badan yang signifikan dan tidak dapat dijelaskan, maka perlu diwaspadai, dan disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan guna menyingkirkan faktor patologis.