Faringitis kronis adalah penyakit jinak yang tidak menyebabkan penurunan berat badan bahkan pada kasus yang parah. Namun, penyakit ini disertai dengan penyakit psikosomatis, diabetes melitus, hipertiroidisme, atau tuberkulosis, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan.
Faringitis kronis adalah peradangan kronis yang terjadi pada selaput lendir, selaput submukosa, dan jaringan limfatik pada faring, dan pasien akan mengalami gejala lokal seperti sensasi benda asing, rasa terbakar, kekeringan, dan gatal. Secara umum, pasien dengan faringitis kronis yang parah tidak akan terpengaruh oleh pola makan mereka, dan penyakit ini jinak, sehingga tidak akan terjadi penyusutan pada tubuh.
Namun, untuk beberapa pasien dengan kondisi serius, terutama yang memiliki faktor psikosomatis, mungkin akan kehilangan nafsu makan, dan jika mereka tidak memperhatikan pola makan dalam waktu yang lama, sehingga total asupan kalori harian lebih rendah dari total konsumsi kalori, maka akan menyebabkan tubuh menjadi kurus.
Jika pasien juga menderita diabetes, hipertiroidisme, TBC dan penyakit konsumtif lainnya, maka akan terjadi body wasting.
Disarankan agar pasien secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk mengatur pengobatan agar tidak terjadi serangan berulang. Perhatikan pola makan sehari-hari dan perkuat asupan nutrisi.