Setelah fotokoagulasi laser retina, pasien harus berhati-hati agar tidak berolahraga berat, dan menggunakan obat tetes mata sesuai resep dokter untuk mengurangi reaksi inflamasi pascaoperasi. Setelah fotokoagulasi laser retina, pasien harus menghindari olahraga berat, agar tidak menyebabkan perdarahan retina atau ablasio retina. Pasien juga perlu menggunakan obat tetes mata secara teratur untuk mengurangi reaksi inflamasi pasca operasi di bawah bimbingan dokter, seperti tetes mata prednisolon asetat, tetes mata deksametason tobramisin, dan sebagainya. Fotokoagulasi laser retina terutama digunakan untuk pengobatan retinopati diabetik, emboli vena retina, area degenerasi retina perifer atau fisura kering, dll. Pasien dapat menghindari komplikasi seperti pembentukan neovaskularisasi dengan cara menghilangkan area iskemik retina, serta menutup fisura kering dan area degenerasi, sehingga tidak berkembang menjadi ablasio retina foramen ovale. Dianjurkan agar pasien mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan setelah fotokoagulasi laser retina, melakukan pemeriksaan rutin, dan mencari pertolongan medis secepatnya jika timbul rasa tidak nyaman.