Penyebab perdarahan pada fundus mata dapat berupa kebiasaan merokok dan minum alkohol dalam jangka panjang, minum obat, penyakit mata, diabetes jangka panjang dan tekanan darah tinggi, serta trauma. Orang dengan kebiasaan gaya hidup yang buruk seperti merokok dan minum alkohol dalam jangka panjang mengalami penurunan elastisitas pembuluh darah di fundus, yang dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di fundus dan perdarahan ketika tekanan darah meningkat. Efek samping dari beberapa obat juga dapat menyebabkan perdarahan pada fundus, seperti obat antikoagulan heparin atau kumarin yang memiliki efek samping perdarahan pada fundus. Penyakit mata seperti hemangioma retina, oklusi arteriovenosa retina, dan berbagai penyakit lain pada fundus dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di fundus. Bila Anda menderita diabetes jangka panjang dan tekanan darah tinggi, elastisitas pembuluh darah di fundus akan berkurang, dan fluktuasi tekanan darah juga dapat menyebabkan perdarahan di fundus. Ketika mata terluka akibat trauma, terkadang akan terjadi perdarahan pada fundus mata, dan dapat juga terjadi kehilangan penglihatan, kabur, nyeri mata, dan gejala lainnya. Ketika gejala perdarahan fundus terjadi, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pertolongan.