Perbedaan antara pemeriksaan mikrodiagnostik 30 minggu dan USG empat dimensi terutama tercermin dalam mode pemeriksaan, waktu pemeriksaan, item pemeriksaan, dll., yang perlu dianalisis secara khusus. 1. Metode pemeriksaan: pemeriksaan mikro-anomali selama 30 minggu menggunakan USG dua dimensi untuk pemeriksaan, dan USG empat dimensi menggunakan USG empat dimensi untuk pengamatan yang lebih komprehensif. 2. Waktu pemeriksaan: pemeriksaan anomali mikro pada usia kehamilan 30-32 minggu, pemeriksaan USG empat dimensi pada usia kehamilan 20-28 minggu. 3. Item pemeriksaan: Pemeriksaan anomali mikro terutama untuk menyaring apakah janin memiliki kelainan bentuk struktural pada tempurung kepala, tulang belakang, ginjal, hati, dll, dan apakah kandungan cairan ketuban, posisi pelindung plasenta, dan kematangannya normal. Ultrasonografi empat dimensi dapat menunjukkan gambar tiga dimensi janin di dalam tubuh, yang lebih kondusif untuk mendeteksi harelip, spina bifida, kelainan jantung, dll., dan pengamatan yang lebih rinci. Dianjurkan agar wanita hamil menjalani tes kehamilan secara teratur, di bawah bimbingan dokter. Wanita hamil harus memperhatikan olahraga dalam jumlah sedang sebelum detoksifikasi dan sebelum 4D, yang akan membantu gerakan bayi di dalam rahim dan membuat pengamatan lebih jelas.