Makan semangka dalam jumlah sedang selama menstruasi umumnya tidak berbahaya, tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau makan semangka dingin, dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan seperti sakit perut dan diare.
Semangka adalah buah yang umum dalam kehidupan sehari-hari, mengandung karbohidrat, serat makanan, vitamin A, vitamin C, vitamin B, asam folat, kalsium, fosfor, kalium, zat besi, seng, magnesium, dan nutrisi lainnya, konsumsi dalam jumlah sedang dapat menambah berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh wanita saat menstruasi.
Namun, tidak disarankan untuk makan terlalu banyak, dan tidak disarankan untuk makan semangka yang baru saja dikeluarkan dari lemari es, agar tidak menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan.
Karena kehilangan darah saat menstruasi, Anda harus makan makanan kaya zat besi seperti hati hewan dan daging tanpa lemak dalam jumlah sedang untuk membantu memperbaiki anemia. Anda juga harus mengonsumsi makanan kaya protein dalam jumlah sedang, seperti daging tanpa lemak, telur, susu, serta buah-buahan dan sayuran segar, yang akan membantu memperbaiki kondisi lemas dan membantu tubuh pulih.
Selain itu, diet ringan dan bergizi dengan kombinasi yang wajar antara biji-bijian kasar dan halus, daging dan sayuran dianjurkan selama menstruasi. Jaga vulva tetap bersih dan higienis, sering-seringlah mengganti pembalut. Perhatikan kehangatan, olahraga yang sesuai, istirahat dan relaksasi yang teratur, dan pertahankan suasana hati yang bahagia.