Apa yang dilakukan oleh gastroskop?

Gastroskopi adalah tes untuk memperjelas ada tidaknya lesi pada esofagus, lambung dan duodenum. Fungsi utama gastroskopi meliputi: diagnosis yang jelas untuk penyakit saluran cerna bagian atas, pengobatan endoskopi, dan skrining kanker dini.
1. Diagnosis pasti: Ketika pasien mengalami serangkaian gejala pencernaan seperti sakit perut yang tidak dapat dijelaskan, kembung, refluks asam lambung, muntah, muntah darah, dan lain-lain, mereka harus menjalani gastroskopi untuk memeriksa apakah ada maag, gastritis, esofagitis, penyumbatan pilorus, dan penyakit sistem pencernaan lainnya.
2. Perawatan endoskopi: Ketika terjadi perdarahan saluran cerna bagian atas yang akut, polip lambung, tumor dini, perawatan endoskopi seperti penjepitan titanium untuk hemostasis, ligasi varises fundus esofagus, diseksi mukosa endoskopi (ESD) dapat dilakukan untuk menangani berbagai penyakit pencernaan.
3. Skrining kanker dini: Orang yang berusia di atas 40 tahun dapat menjalani gastroskopi selama pemeriksaan fisik untuk mendeteksi tumor dini pada saluran pencernaan.
Gastroskopi harus dilakukan atau ditangani di bawah bimbingan dokter. Orang yang berusia di atas 40 tahun dapat melakukan gastroskopi selama pemeriksaan fisik untuk menyaring penyakit saluran pencernaan.