Tidur dengan mulut terbuka menyebabkan mulut cembung, yang umumnya sulit disembuhkan sendiri, dan secara klinis dapat diperbaiki dengan obat-obatan, ortodontik, dan osteotomi bagian anterior rahang atas. 1. Obat-obatan: Pernapasan mulut terbuka yang berkepanjangan dapat disebabkan oleh kelainan pada rongga hidung dan fungsi pernapasan lainnya, umumnya disebabkan oleh rinitis akut, septum yang menyimpang, polip hidung, dll., dan harus diperiksa di bagian THT. Umumnya, obat dekongestan (misalnya, hidroksimetazolin, dll.) dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi tersebut, dan perawatan bedah dapat dilakukan jika perlu. 2. Ortodontik: Mulut yang menonjol dengan gigi yang menonjol ke depan mungkin memerlukan pencabutan gigi terlebih dahulu untuk memberi ruang, dan kemudian kawat gigi dapat dipakai untuk merapikan gigi depan, sehingga memperbaiki tonjolan mulut. 3. Osteotomi anterior rahang atas: operasi ortognatik, yaitu pencabutan gigi di belakang gigi taring, dan kemudian amputasi tulang alveolar di daerah tersebut, sehingga membuat gigi dan tulang alveolar serta jaringan lain di daerah tersebut bergerak secara keseluruhan, dan pada akhirnya memperbaiki efeknya. Singkatnya, disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebab pernapasan mulut terbuka yang berkepanjangan, dan kemudian mengikuti petunjuk dokter untuk mengobati penyebab masalahnya.