Hiperreaktivitas saluran napas dapat disebabkan oleh kerusakan epitel saluran napas dan saraf intraepitel serta iritasi alergen.
Hiperreaktivitas saluran napas berarti saluran napas menjadi lebih sensitif, yang bermanifestasi sebagai penyempitan saluran napas yang tidak normal saat terpapar udara dingin atau alergen lainnya. Faktor-faktor ini mungkin tidak terlihat jelas atau bergejala bagi orang lain.
Hiperreaktivitas saluran napas mungkin terkait dengan kecenderungan genetik, atau mungkin disebabkan oleh kombinasi mediator inflamasi saluran napas dan sitokin yang merusak epitel saluran napas dan saraf intra-epitel, dll. Gejala-gejala seperti batuk, mengi, dan sesak napas biasanya muncul.
Virus, obat-obatan, udara dingin, bakteri, faktor fisik dan kimiawi dapat membuat saluran napas menjadi hiperresponsif, menyebabkan penyempitan dan kejang saluran napas.
Hiperreaktivitas saluran napas menunjukkan bahwa perhatian medis yang cepat dianjurkan untuk memperbaiki gejala, dan paparan terhadap pemicu harus dihindari sebisa mungkin di siang hari.