Apakah epilepsi refrakter memengaruhi fungsi kognitif dan IQ seseorang?

  Fungsi kognitif terdiri dari beberapa domain kognitif, termasuk orientasi, atensi, memori, kalkulasi, analisis, sintesis, pemahaman, penilaian, kemampuan struktural, kemampuan eksekutif, dsb. Jika gangguan terjadi pada salah satu domain kognitif ini, maka disebut sebagai gangguan domain kognitif tersebut. Misalnya, gangguan memori, gangguan perhitungan, gangguan orientasi, dll. Jika gangguan terjadi pada lebih dari satu domain kognitif, maka disebut disfungsi kognitif. IQ adalah intelligence quotient, yang digunakan untuk mengukur tingkat respons terhadap kecerdasan. Dalam pengertian biasa, kecerdasan dapat dipahami sebagai kemampuan untuk menerapkan pengetahuan, sementara kognisi dapat dipahami sebagai kemampuan untuk memperoleh pengetahuan, dan keduanya dapat dianggap sama dalam istilah awam, mirip dengan perbedaan antara berapa banyak air yang dapat ditampung botol dan berapa banyak air yang dikandungnya.  Pelepasan epilepsi yang berkepanjangan, sering, dan tidak terkendali dapat menghasilkan kerusakan permanen pada neuron di otak, dan kerusakan ini dapat berdampak pada berbagai fungsi otak (sensorik, motorik) dan fungsi yang lebih tinggi (pembelajaran, memori, bahasa, perhitungan, dll.), yang secara signifikan dapat mengurangi kemampuan kognitif dan tingkat IQ pasien.