1 . Faktor keturunan: Di sini kami tidak mengatakan bahwa glioma adalah faktor keturunan, tetapi karena adanya beberapa faktor keturunan, terutama adanya cacat tertentu pada onkogen, kemungkinan terjadinya glioma pada orang tersebut akan meningkat ketika ada faktor eksogen. 2, Radiasi pengion: Paparan jangka panjang terhadap lingkungan dengan radiasi, seperti sinar Х, sinar γ, radiasi nuklir, dll., Meningkatkan kemungkinan berkembangnya glioma. 3, Infeksi: Beberapa percobaan pada hewan telah mengkonfirmasi bahwa infeksi virus tertentu dapat menyebabkan tumor otak, terutama selama kehamilan ketika infeksi virus merupakan ancaman yang lebih besar bagi masa depan janin. 4. Kebiasaan gaya hidup yang baik: seperti makan jenis makanan tertentu, minum alkohol, merokok, dll. Meskipun tidak ada cukup bukti untuk membuktikan bahwa faktor-faktor ini terkait dengan terjadinya glioma, namun telah dikonfirmasi bahwa mereka terkait dengan terjadinya tumor gastrointestinal dan tumor paru-paru, dll. 5, asal mula tumor: ada teori yang menyatakan bahwa tumor terjadi karena pertumbuhan sisa-sisa embrio dari sel-sel primitif yang menjadi tumor, dan sisa-sisa sel ini dapat dirangsang oleh peradangan dan menyebabkan proliferasi kronis, membentuk tumor. Glioma multipel atau gliomatosis mungkin memiliki lebih dari satu pusat tumorigenik.