Sesak dada seperti tersedak, biasanya disebabkan oleh faktor emosional, lingkungan, diet, penyakit dan faktor lainnya, dan dapat ditangani sesuai dengan faktor pemicunya. Penyebab umum dan metode pengobatan I. Faktor emosional: seperti kekhawatiran dan kemarahan, ketegangan dan kecemasan, stres, dll. Dapat terjadi pada kasus sesak dada, Anda dapat berjalan-jalan, mendengarkan musik, yoga, dan cara lain untuk mengalihkan perhatian dan meredakan suasana hati yang buruk, sehingga dapat memperbaiki gejalanya. Faktor lingkungan: 1, lingkungan alam: ketika suhu, perubahan kelembaban, gas berbahaya dan iradiasi radioaktif dan faktor merugikan lainnya, dapat menyebabkan perasaan tersedak sesuatu di dada atau perasaan pengap. Situasi ini sering kali dapat diatasi dengan mengubah lingkungan, seperti menjauhi lingkungan yang berbahaya dan mencoba pergi ke lingkungan dengan kualitas udara yang baik serta suhu dan kelembapan yang sesuai; 2, lingkungan sosial: guru yang sudah lama terpapar debu dapat mengalami gejala ini. Faktor pola makan: Makan terlalu cepat atau makan berlebihan dapat menyebabkan sensasi tersedak di dada, jadi sebaiknya ubah kebiasaan makan Anda, seperti makan perlahan dan tidak berlebihan, mengunyah dan menelan secara perlahan, dan hindari makan berlebihan. 4, faktor penyakit: 1, penyakit kardiogenik: seperti iskemia miokard, dapat dilakukan melalui elektrokardiogram, USG jantung untuk diagnosis banding, dapat menggunakan nitrogliserin untuk meningkatkan iskemia miokard, sehingga mengurangi ketidaknyamanan dada; 2, penyakit saluran pernapasan bagian atas: seperti rinitis kronis, deviasi septum hidung, hipertrofi adenoid dan kondisi lainnya, dapat menyebabkan gangguan ventilasi hidung, sehingga menyebabkan rasa tersedak sesuatu di dada. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan yang relevan di rumah sakit untuk mengklarifikasi penyebabnya dan kemudian diobati, misalnya, budesonide dan fluticasone propionate dapat digunakan untuk mengurangi iritasi radang hidung, atau operasi pengangkatan hidung dapat dilakukan untuk meningkatkan ventilasi dan drainase hidung untuk mengurangi ketidaknyamanan; 3. Penyakit saluran pencernaan: seperti refluks gastroesofagus, tumor saluran cerna, dan penyakit lainnya dapat didiagnosis dengan jelas melalui pencitraan saluran cerna bagian atas atau gastroskopi. Dalam kasus refluks esofagus, mukosa lambung dapat dilindungi dengan obat-obatan seperti aluminium sulfat, dan pengobatan penekanan asam dengan omeprazole juga dapat diberikan. Tumor esofagus, misalnya, perlu ditangani dengan operasi pengangkatan di rumah sakit spesialis.