Salep Asiklovir harus digunakan dengan hati-hati selama kehamilan. Salep Asiklovir telah terbukti tidak berbahaya bagi janin dalam penelitian pada hewan, tetapi tidak ada penelitian pada manusia.
Salep Asiklovir adalah obat antivirus dan harus digunakan dengan hati-hati selama kehamilan. Salep Asiklovir hanya digunakan sebagai obat Kelas B selama kehamilan, dan tidak ada penelitian klinis tentang efek salep Asiklovir pada janin selama kehamilan pada manusia, jadi penggunaannya harus sesuai dengan saran medis.
Namun, pada penelitian pada hewan, penggunaan salep asiklovir selama kehamilan tidak menimbulkan efek samping teratogenik atau abortifacient pada embrio. Oleh karena itu, wanita hamil dapat menggunakan Salep Asiklovir selama kehamilan seperti yang diresepkan oleh dokter mereka.
Efek samping utama dari Salep Asiklovir termasuk nyeri kulit ringan, rasa terbakar, perih, gatal, dan ruam. Ini merupakan kontraindikasi bagi mereka yang alergi terhadap bahan-bahan seperti asiklovir. Penting juga untuk dicatat bahwa obat ini tidak boleh digunakan pada mata dan sarung tangan harus dipakai saat mengoleskan obat.
Disarankan agar wanita hamil harus berhati-hati saat menggunakan obat selama kehamilan, dan harus di bawah bimbingan dokter kandungan dan dokter kulit untuk memilih penggunaan obat, jangan menggunakan sendiri.