Batuk berdahak di pagi hari dan tidak batuk di sore hari dapat berhubungan dengan infeksi paru-paru, bronkitis, faringitis, dan penyakit lainnya. 1. Infeksi paru-paru: karena infeksi bakteri atau virus, sekresi di paru-paru meningkat. Ketika tidur di malam hari, dahak tidak dapat dikeluarkan tepat waktu dan cenderung berkumpul di saluran napas. Ketika Anda bangun di pagi hari, posisi tubuh berubah, dahak mudah menstimulasi saluran napas, menyebabkan batuk, yang berujung pada pengeluaran dahak. Gejala batuk dan dahak ini relatif mereda di sore hari. 2. Bronkitis: terutama pasien bronkitis kronis, sering bermanifestasi sebagai dahak paroksismal di pagi hari. Penyebab gejala ini mirip dengan infeksi paru-paru. Pasien bronkitis juga dapat mengeluarkan dahak secara normal pada malam hari, tetapi tidak dapat dikeluarkan tepat waktu melalui batuk, sehingga pagi hari setelah bangun tidur dapat bermanifestasi sebagai batuk, batuk berdahak yang relatif berat, dan lega pada sore hari. 3. Faringitis: Batuk, batuk berdahak, dan perasaan ada benda asing di tenggorokan setelah bangun tidur di pagi hari adalah gejala yang khas. Fenomena ini sering dikaitkan dengan sekresi lendir malam yang menempel pada dinding posterior faring. Batuk berdahak di pagi hari dan tidak batuk di sore hari juga dapat disebabkan oleh penyakit lain, dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan pada saat yang sama, ikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.