Antibodi Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah antibodi yang diproduksi oleh virus AIDS.
Human Immunodeficiency Virus, yang menyerang sistem limfosit T penolong tubuh, dapat menyebabkan gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan menjadi predisposisi penyakit sistemik lainnya. Gejala yang muncul biasanya berupa sakit kepala, penglihatan kabur, kehilangan nafsu makan, dan kelelahan.
Jika terinfeksi HIV, respons kekebalan tubuh akan memulai produksi antibodi. Umumnya, setelah 4 hingga 6 minggu, tubuh akan memproduksi antibodi terhadap HIV, yang memerlukan pengobatan tepat waktu. Beberapa pasien memerlukan waktu lebih lama, yaitu 8 hingga 12 minggu. Saat ini, tes virus yang paling sering digunakan adalah tes gabungan antigen-antibodi.
Bila ada perilaku berisiko tinggi seperti perilaku seksual berisiko tinggi, berbagi jarum suntik atau paparan pekerjaan, disarankan untuk memantau tes antigen-antibodi HIV, dan bila hasilnya positif, tes konfirmasi lebih lanjut perlu dilakukan, dan pengobatan yang wajar di bawah bimbingan dokter.