Apakah mimisan unilateral merupakan leukemia?

Mimisan unilateral bukan merupakan diagnosis leukemia. Leukemia dapat dimanifestasikan oleh mimisan unilateral, tetapi diagnosis leukemia tidak dapat ditegakkan hanya berdasarkan mimisan saja. Gejala klinis utama leukemia meliputi: demam yang tidak teratur, anemia progresif, kecenderungan perdarahan (mimisan ringan dan perdarahan gusi, petekie kulit, ekimosis, dll.). Leukemia akut dan kronis memiliki gejala klinis yang tidak persis sama. Leukemia akut biasanya dimulai secara akut, dengan gejala demam tinggi, anemia progresif, perdarahan di banyak bagian tubuh, atau nyeri tulang dan sendi pada tahap awal. Di sisi lain, leukemia kronis biasanya dimulai secara perlahan, dengan manifestasi klinis yang tidak lazim, seperti kelelahan, berkeringat, kekurusan, dan splenomegali. Diagnosis leukemia perlu dikombinasikan dengan manifestasi klinis, hasil tes darah dan sumsum tulang, dan tidak mungkin mendiagnosis leukemia hanya dengan mengandalkan mimisan unilateral. Ada banyak penyebab mimisan, seperti kekeringan, trauma, radang rongga hidung, dll, yang dapat menyebabkan mimisan, dan biasanya titik perdarahannya jelas, dan perdarahan dapat dihentikan dengan relatif cepat. Oleh karena itu, jika mimisan berulang kali terjadi, Anda harus pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk mengetahui penyebabnya, dan mendiagnosis serta mengobati di bawah bimbingan dokter.