Mengapa bayi diletakkan di atas bangun? 1, faktor subjektif Orang tua menyukai bayi yang baru lahir, bayi yang baru lahir juga memiliki keinginan yang kuat untuk kulit orang tua, berbaring di pelukan ibu adalah yang paling hangat, paling banyak rasa aman, yang merupakan kebutuhan psikologis yang sangat normal dari bayi. Namun, jika orang tua karena bayinya suka terus menggendong untuk tidak melepaskannya, maka lama kelamaan bayi akan memiliki pikiran yang bergantung, dan kemudian ingin memperbaikinya tidak mudah. 2, faktor obyektif orang tua baru pada bayi dimanjakan, tetapi kurangnya beberapa pengetahuan penting tentang pengasuhan anak, kondisi tidur bayi tidak terlalu memahami, tidak tahu bagaimana menenangkan bayi, tetapi juga tidak tahu kedalaman tidur bayi, hanya tahu bahwa ada situasi di pelukan, yang pada gilirannya akan menyebabkan bayi menjadi kebiasaan buruk menggendong bayi untuk tidur. Kebiasaan tidur harus dimulai sedini mungkin untuk membudidayakan 1, jangan tidur di atas cinta bayi untuk orang tua, harap dicatat bahwa mulai sekarang, untuk tidur di gendongan untuk mengatakan TIDAK, membujuk untuk tidur ini tidak hanya tidak baik untuk bayi, kesehatan ibu baru juga merugikan. Bagi bayi, menggendong untuk tidur akan membuatnya tidur tidak nyenyak, karena tubuh lelah melengkung di pelukan ibu, tidak bisa leluasa meregangkan badan, seluruh otot tubuh tidak mendapatkan istirahat, sehingga mempengaruhi kualitas tidur. Bagi ibu, karena melahirkan dalam jumlah besar aktivitas fisik, daya tahan tubuh juga berkurang, jika sering menggendong bayi baru lahir untuk tidur, akan sangat mempengaruhi istirahat normal, menyeret semangat ibu, tidak kondusif untuk pemulihan tubuh. 2, sejak kecil hingga tidur sendiri bayi yang baru lahir sejak lahir harus dibudidayakan kebiasaan tidur yang baik, biarkan dia tidur sendiri, jadi tidak hanya tidur nyenyak, tapi juga kondusif untuk jantung dan paru-paru, perkembangan tulang dan daya tahan tubuh membaik. Yang perlu dilakukan ibu adalah: (1) Sentuhan sebelum tidur Setiap kali Anda memberi bayi Anda susu, tepuk-tepuk punggungnya untuk membantu bersendawa dan menghindari kembalinya ASI, lalu letakkan bayi Anda di tempat tidur bayi dan sentuh dia dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk membantu rileks. (2) Penciptaan lingkungan Lingkungan yang tenang dan nyaman merupakan prasyarat bagi bayi Anda untuk tidur. Letakkan sepotong pakaian dengan bau ibu di samping bayi, sehingga hati si kecil penuh dengan rasa aman, kondusif untuk memasuki kondisi tidur. (3) kurang memegang lebih banyak membujuk Orang tua tidak boleh terlalu sensitif, ketika bayi bangun atau menangis, jangan terburu-buru memegang, Anda bisa duduk di tepi tempat tidur, menepuk-nepuknya dengan lembut, membelai anggota badan, membujuk dengan lembut, ini akan mengusir rasa takut bayi, sehingga ia kembali memasuki alam mimpi indah, tetapi juga untuk membantu bayi perlahan-lahan terbiasa dengan cara, untuk kepentingan masa depan saja untuk tertidur. (4) Simulasi tidur dalam gendongan Untuk bayi yang telah mengembangkan kebiasaan tidur dalam gendongan, Anda dapat melakukan pendekatan selangkah demi selangkah untuk membantunya memperbaiki kebiasaan tersebut. Pertama, letakkan bayi di tempat tidur, ibu berbaring miring, dengan tangan di sekitar sisi tubuhnya, sehingga bayi merasa masih dalam pelukan ibu, sehingga lebih mudah untuk tertidur. Tips hangat: Untuk menumbuhkan kebiasaan tidur yang baik pada bayi, pandangan orang tua harus disatukan, bukan karena bayi menangis pada waktu tidur dan berkompromi, lalu menahan tidur …… Hasil seperti itu tidak bermanfaat bagi siapa pun.