Ada banyak penyebab hiperplasia, seperti infeksi bakteri, infeksi virus, kadar hormon yang tidak normal dalam tubuh, atau mutasi genetik individu, atau terkadang karena faktor genetik keluarga. Jika hiperplasia bersifat jinak, Anda tidak perlu terlalu khawatir, cukup dengan observasi rutin, dan pengobatan dapat diberikan jika diperlukan. Selama pengobatan, Anda harus menghindari minuman beralkohol, makanan pedas dan makanan acar, serta buah segar dan sayuran hijau dan olahraga fisik. Jika keganasan dipertimbangkan, eksisi radikal tumor diperlukan, bersama dengan pengobatan yang relevan.