Tidak ada perbedaan antara ketajaman penglihatan 1.0 dan 5.0, keduanya adalah dua ekspresi yang berbeda. Ketajaman penglihatan, juga dikenal sebagai ketajaman visual, adalah indikator yang sangat penting dalam pemeriksaan mata, yang mewakili kemampuan mata pasien untuk membedakan detail pemandangan, dan saat ini ada dua metode ekspresi utama, yaitu desimal dan logaritmik. Metode desimal mendefinisikan ketajaman penglihatan normal sebagai 1.0, sedangkan kehilangan penglihatan dinyatakan dalam nilai yang berbeda dari 0.01 hingga 0.9, tergantung pada tingkat kehilangannya. Dalam representasi logaritmik, ketajaman penglihatan mata telanjang yang normal didefinisikan sebagai 5,0, dan kehilangan penglihatan dinyatakan sebagai 3,5 hingga 4,9 tergantung pada tingkat keparahan kehilangan. Jika kehilangan penglihatan terjadi dan tidak membaik dengan istirahat, disarankan untuk mencari pertolongan medis sesegera mungkin.