Mikroalbumin urin 35mg/L, apa yang harus saya lakukan?

Nilai normal mikroalbumin urin kurang dari 30mg/L, jadi mikroalbumin urin 35mg/L termasuk tinggi. Faktor patologis termasuk nefropati diabetik, nefropati hipertensi dan penyakit glomerulus, dll. Dagliflozin, valsartan, prednison asetat dan obat lain perlu dipilih sesuai dengan etiologi dan manifestasi klinisnya; juga dapat dilihat pada faktor fisiologis seperti aktivitas berat yang umumnya dapat membaik setelah istirahat. 1. Faktor patologis (1) Nefropati diabetik: diabetes dini perlu diobati secara aktif dengan penghambat RAAS, seperti Benadryl, Valsartan, dan obat lain; ada juga penghambat protein pengangkut natrium-glukosa, seperti Dagliflozin, Englezin, dan lain-lain, yang diperlukan untuk mengontrol tekanan darah dan glukosa darah, serta mengurangi protein urin. (2) Nefropati hipertensi: umumnya disertai dengan peningkatan nokturia, menunjukkan adanya kerusakan ginjal hipertensi, perlunya menerapkan terapi penghambat RAAS, seperti Benadryl, valsartan, kalium klorosartan, dll., kebutuhan untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi proteinuria, dan memperlambat perkembangan penyakit. (3) Penyakit glomerulus: pasien perlu menjalani tes seperti kuantifikasi protein urin 24 jam dan biopsi tusukan ginjal, dan menerima terapi intervensi komprehensif setelah diagnosis, seperti valsartan oral dan prednison asetat seperti yang diresepkan oleh dokter. 2. Faktor fisiologis: seperti olahraga berat, makan banyak makanan berprotein tinggi, dll., saat ini, kita perlu memperhatikan istirahat, diet ringan, tinjauan kondisi tetap. Obat-obatan di atas harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan rumah sakit biasa tepat waktu, jangan sembarangan minum obat sendiri, agar tidak menunda atau memperparah kondisi.