Tes fungsi hati untuk kanker hati?

Kanker hati biasanya berkembang sebagai hasil evolusi penyakit hati awal seperti sirosis, karsinoma hepatoseluler, perlemakan hati, dll. Kanker hati adalah kanker yang umum terjadi pada sistem pencernaan, yang sangat ganas dan memiliki prognosis yang buruk. Namun demikian, tes fungsi hati saja tidak dapat mendiagnosis kanker hati, karena tes ini terutama mencerminkan fungsi sintetis hati, adanya kerusakan substansial, dan penyebab kerusakan hati. Bila dicurigai adanya kanker hati, USG dan MRI diperlukan untuk mendeteksi adanya massa abnormal dalam hati, dan alfa-fetoprotein juga dapat digunakan untuk skrining awal kanker hati, jika nilainya di atas 300, dikombinasikan dengan USG dan MRI. Diagnosis dapat dikonfirmasi. Kesimpulannya, fungsi hati yang sederhana tidak dapat mengindikasikan terjadinya kanker hati dan perlu dikombinasikan dengan indikator lain untuk analisis yang komprehensif.