Jika anak hanya menangis dalam waktu singkat, hasil tes penglihatan setelahnya juga akurat dan tidak akan terlalu terpengaruh; namun, jika anak menangis dalam waktu lama, akurasi tes penglihatan dapat berkurang. Jika anak menangis dalam waktu singkat, tes penglihatan tidak akan terpengaruh, dan sumbu mata tidak akan berubah, sehingga hasil tes setelahnya akan lebih akurat dan biasanya tidak terlalu terpengaruh. Jika menangis dalam waktu lama menyebabkan mata kering, mata merah, atau mata terasa kabur secara tiba-tiba, hal ini dapat mempengaruhi hasil tes penglihatan, karena saat tes penglihatan dilakukan saat mata tidak jernih, maka nilai penglihatan yang diukur juga akan turun, dan tidak dapat diukur pada tingkat yang sebenarnya. Jika anak sedang menangis, disarankan untuk kembali ke rumah sakit untuk melakukan tes penglihatan setelah selang waktu setengah jam, yang biasanya tidak akan mengganggu hasil diagnosa.