Menghirup hidung dengan bau yang aneh dapat berupa rinitis atrofi, rinitis kaseosa, benda asing di hidung, dan sebagainya.
1. Rinitis atrofi: pasien dengan rinitis atrofi akan mengalami hidung tersumbat, rinorea, kehilangan indera penciuman, menghirup bau busuk yang khas, sakit kepala, dan gejala lainnya. Oleh karena itu, pasien dengan rinitis atrofi akan menghembuskan napas dengan bau yang aneh.
2. Rhinitis kaseosa: Rhinitis kaseosa dianggap disebabkan oleh penyumbatan drainase hidung atau sinus. Pasien akan mengalami hidung tersumbat, nanah dan bau, kehilangan penciuman dan manifestasi lainnya. Jika pasien mengalami rinitis kaseosa, maka akan muncul bau tidak sedap pada hidung setelah menghembuskan napas.
3. Benda asing dalam hidung: Benda asing dalam hidung dapat berupa mainan, kacang-kacangan, batu, dan benda asing lainnya yang masuk ke dalam rongga hidung. Pasien akan muncul keluarnya cairan nanah dari hidung, lendir hidung yang disertai darah, hidung tersumbat, bau ekspirasi dan gejala lainnya. Jika pasien memiliki benda asing dalam rongga hidung, ia juga akan memiliki bau yang tidak sedap saat menghembuskan napas.
Disarankan agar pasien menghembuskan napas berbau tepat waktu perawatan medis, dokter akan mengetahui dengan jelas penyebab pilihan metode pengobatan yang ditargetkan.