Apa yang harus dilakukan jika terdapat kemerahan dan bengkak di sekitar mata setelah vaksin 13-vaksin?

Kemerahan dan bengkak di sekitar mata jarum setelah menerima vaksin 13-valent dapat disebabkan oleh reaksi yang tidak diinginkan terhadap vaksin, infeksi, alergi, dll., yang perlu diobati dengan mendisinfeksi luka dan menggunakan obat-obatan. 1. Reaksi vaksin yang merugikan: Karena vaksin 13-valent terutama menggunakan mikroorganisme patogen yang dilemahkan atau tidak aktif sebagai antigen, vaksin ini merangsang tubuh manusia untuk memproduksi antibodi, yang dapat menyebabkan kemerahan dan bengkak di sekitar mata jarum. Ini biasanya merupakan reaksi merugikan yang normal setelah vaksinasi, dan tidak perlu melakukan perawatan khusus, cukup rawat mata jarum dengan baik. Kemerahan dan bengkak akan berangsur-angsur menghilang seiring berjalannya waktu, biasanya berlangsung sekitar tiga hari. 2. Infeksi: Setelah vaksin 13-valent, mata jarum terinfeksi oleh bakteri dan patogen lainnya, yang menyebabkan peradangan di sekitar mata jarum dan reaksi di sekitarnya, yang dapat menyebabkan kemerahan dan bengkak di sekitar mata jarum. Kemerahan dan bengkak di sekitar mata dapat diatasi dengan mendisinfeksi area yang merah dan bengkak dengan alkohol atau iodofor seperti yang diresepkan oleh dokter. Anda juga dapat mengonsumsi kapsul ampisilin, kapsul amoksisilin, dan obat lain di bawah bimbingan dokter untuk berperan sebagai antibakteri dan antiradang. 3. Alergi: Setelah vaksin 13-valent, alergi terhadap vaksin atau rangsangan pada jaringan lokal dapat menyebabkan reaksi alergi berupa kemerahan dan pembengkakan pada kulit di sekitar mata jarum. Dalam kasus ini, kompres panas lokal dapat diterapkan untuk meningkatkan metabolisme jaringan kulit. Pada kasus yang parah, pengobatan anti-alergi dapat diberikan dengan mengonsumsi tablet loratadine, tablet cetirizine hidroklorida, dan obat lain seperti yang diresepkan oleh dokter. Kemerahan dan bengkak di sekitar mata jarum vaksin 13-valent, perlu secara aktif berkonsultasi dengan dokter profesional, di bawah bimbingan dokter untuk pemeriksaan dan perawatan, untuk menghindari kerusakan pada tubuh.