Perawatan dan pengobatan: Karena tidak ada obat terapi yang efektif yang tersedia, perawatan sirosis bilier primer berfokus pada memperlambat perkembangan penyakit, meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Pilihan pengobatan untuk penyakit ini yang dirancang untuk memperlambat perkembangan penyakit dan memperpanjang usia meliputi: Asam ursodeoksikolat (UDCA): Juga dikenal sebagai asam ursodeoksikolat (Actigall, Urso), UDCA adalah asam empedu yang membantu memperbaiki kolestasis. UDCA tidak menyembuhkan sirosis empedu primer, tetapi pengobatan dini dapat memperpanjang usia, dan secara umum dianggap sebagai pengobatan lini pertama untuk sirosis empedu primer. UDCA umumnya dianggap sebagai pengobatan lini pertama untuk sirosis bilier primer. Meskipun UDCA tidak berhasil untuk semua orang dalam pengobatan sirosis bilier primer, UDCA lebih efektif bila digunakan pada awal penyakit, UDCA kurang efektif pada cedera hati stadium lanjut. Efek sampingnya dapat berupa penambahan berat badan, rambut rontok, dan diare. Transplantasi Hati: Ketika pilihan pengobatan tidak lagi dapat mengendalikan kondisi sirosis bilier primer dan hati mulai gagal, transplantasi hati dapat membantu memperpanjang hidup. Transplantasi hati melibatkan pembedahan untuk menanamkan hati yang sehat (dari donor) ke dalam tubuh pasien. Sebagian besar hati yang disumbangkan berasal dari orang yang telah meninggal. Namun, dalam beberapa kasus, sebagian hati dapat diambil dari donor yang masih hidup untuk transplantasi. Sirosis bilier primer biasanya kembali setelah transplantasi hati, tetapi mungkin tidak kembali sampai beberapa tahun kemudian. Pasien dengan sirosis bilier primer yang menjalani transplantasi hati biasanya memiliki tingkat kelangsungan hidup yang tinggi – rata-rata 80-85% setelah 5 tahun. Obat Baru: Para peneliti terus mempelajari dan mengembangkan obat lain untuk mengobati sirosis bilier primer. Obat imunosupresif, terutama metotreksat (Trexall, Rheumatrex) dan kolkisin (Colcrys), telah digunakan secara luas dalam pengobatan sirosis bilier primer, tetapi kemanjurannya belum terbukti. Banyak obat lain: termasuk obat antivirus, juga masih dalam penelitian lebih lanjut. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi fenofibrate (Tricor, Triglide, dll.) atau benzapentadine (Bezalip, dll.) dapat meningkatkan hasil ketika UDCA saja tidak efektif, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan. 1. Mengobati gejala Dokter Anda dapat merekomendasikan pengobatan untuk mengendalikan tanda dan gejala sirosis bilier primer dan membuat Anda lebih nyaman. Pengobatan dapat membantu mengendalikan gejala yang paling umum. 2 . Mengobati kelelahan Meskipun sirosis bilier primer dapat menyebabkan kelelahan, kebiasaan sehari-hari atau penyakit lain juga dapat menyebabkan kelelahan fisik. Gejala dapat diredakan dengan mengobati faktor-faktor lain ini. Dalam penelitian, obat modafinil (Provigil) telah memberikan harapan kepada para peneliti. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan peran yang dimainkan modafinil dalam pengobatan sklerosis bilier primer. 3, Pengobatan gatal Antihistamin seperti Benadryl (Benadryl, dll.) Dan Loratadine (Alavert, Claritin, dll.) Umumnya digunakan untuk meredakan gatal setelah gigitan nyamuk serta mata dan mulut kering. Di sisi lain, antihistamin dapat meningkatkan kualitas tidur ketika rasa gatal secara umum menghalangi Anda untuk tidur. Antikolinergik (Questran, Prevalite): adalah bubuk yang harus dicampur dengan makanan atau cairan. Meskipun kolestiramin efektif bagi kebanyakan orang, rasanya tidak enak. Rifampisin (Rifadin, Rimactane): adalah tablet antibakteri. Mekanisme kerja rifampisin untuk meredakan gatal masih belum jelas, tetapi mungkin dapat menghentikan otak untuk bereaksi terhadap bahan kimia pemicu gatal di dalam darah. Antagonis reseptor opioid: seperti nalokson (Bunavail, Evzio) dan naltrexone (Bunavail, Evzio) membantu meringankan rasa gatal yang terkait dengan penyakit hati. Mirip dengan rifampisin, obat-obatan ini tampaknya mengurangi sensasi gatal pada pasien dengan bekerja pada otak. 4. Pengobatan gejala mata dan mulut kering: Alternatif sintetis untuk air mata dan air liur sekarang tersedia dalam formulasi yang dijual bebas yang dapat dibeli langsung dari apotek. Pilocarpine (Isopto Carpine, Salagen): Ini adalah obat resep yang dapat digunakan jika obat yang dijual bebas tidak berhasil. Cevimeline (Evoxac): adalah obat resep lain untuk mata dan mulut kering. Dengan bekerja sama dengan dokter Anda, Anda dapat mencegah beberapa komplikasi sirosis bilier primer: Tekanan vena portal yang meningkat (hipertensi portal): Ketika Anda pertama kali didiagnosis dengan sirosis bilier primer, dan setiap beberapa tahun setelahnya, dokter Anda mungkin akan melakukan pemeriksaan hipertensi portal dan varises. Jika Anda didiagnosis dengan hipertensi portal atau perdarahan, pilihan pengobatan dapat mencakup obat-obatan, seperti beta-blocker atau nitrat, dan pembedahan. Tulang melemah (osteoporosis): Jika sirosis bilier primer menyebabkan osteoporosis, maka Anda biasanya akan diobati dengan suplemen kalsium dan vitamin D. Dokter Anda mungkin juga merekomendasikan olahraga teratur untuk meningkatkan kepadatan tulang. Kekurangan vitamin: Dokter Anda mungkin merekomendasikan suplemen vitamin A, D, E dan K untuk mengimbangi kekurangan vitamin. Jangan mengonsumsi suplemen herbal atau nutrisi sampai Anda berkonsultasi dengan dokter Anda.